Seorang Habib Nyamar jadi Polisi!

Seorang Habib Nyamar jadi Polisi!

Apa yang dilakukan anda pada hari-hari sudah mendekati lebaran? Ya, pasti anda sedang sibuk-sibuknya belanja untuk lebaran nanti. Entah membeli pakaian baru sesuai tradisi orang indonesia kebanyakan, atau membeli sayur mayur untuk masakan khas lebaran. Atau bahkan mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampung halaman agar lebaran nanti anda dapat berkumpul dengan sanak famili disana?
Heboh! Habib Nyamar jadi Polisi
Berbeda dengan tokoh kenamaan dari Pekalongan ini. Beliau nekat menyamar menjadi seorang polisi untuk memantau sendiri bagaimana proses hilir mudik kendaraan yang akan kembali ke kota asal mereka. Bahkan ia pun tak segan segan untuk membantu polisi untuk membantu mengurai kemacetan apabila terjadi kemacetan yang cukup ramai. Padahal beliau adalah seorang pemuka agama dari tempat kelahirannya.
habib-muhammad-luthfi-bin-yahya
Muhammad Luthfi bin Yahya, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Luthfi tak sungkan untuk turun kejalan, padahal jabatannya adalah Ketua MUI Jawa Tengah! Dengan melepas identitasnya sebagai seorang habib, Abah Luthfi mengatur kendaraan yang lalu lalang melewati dirinya yang tidak sadar bahwa dirinya sedang di atur oleh seorang habib.

Yang lebih membuat anda angkat topi, ternyata ia lakukan setiap tahun pada saat mudik lebaran seperti ini. “Setiap tahun Abah (Habib Luthfi) selalu ikut mengawasi dan mengatur lalu lintas, beliau melakukan demikian setiap H-3 lebaran sampai malam lebaran H-1,” kata Habib Bahaudin. Saat itu kebetulan anaknya, Habib Bahaudin sedang mengikuti ayahnya memantau mudik di pos penjagaan Lalu Lintas THR Pekalongan Jawa Tengah Senin kemarin.

“Saat ikut mengurai kemacetan, tidak semua orang tahu bahwa beliau itu adalah Habib Luthfi, karena beliau ‘nyamar’ jadi petugas,” tambahnya. Habib Bahaudin menceriterakan bagaimana sang ayah mengatur lalu lintas arus mudik lebaran. Hal ini membuat sang anak tergguncang karena perilaku ayahnya yang mempunyai kepedulian yang tinggi walau sudah berusia lanjut.

Habib Bahaudin pun mempunyai harapan yang tinggi untuk para petinggi baik itu seorang pemuka agama atau yang punya kekuasaan agar turut mempunyai kepedulian terhadap masyarakat luas. “Saya kira sangat jarang sekali yang seperti Abah, seorang ulama dan hukama rela turun ke jalan ikut mengamankan arus mudik Lebaran, semoga ulama, hukama atau kiai bisa mencontoh beliau,”.

Mudah-mudahan ya bib! Mudah-mudahan banyak petinggi-petinggi di Indonesia ini yang mempunyai kepedulian yang sangat tinggi seperti ayahanda.

Share this post

Post Comment