Siti Fatimah Husna. Sang Pembalap Berhijab

Siti Fatimah Husna. Sang Pembalap Berhijab

Umumnya pembalap didominasi oleh para kaum pria dan identik dengan olah raga ekstrim dan penuh bahaya. Namun memang tak jarang di Indonesia pebalap wanita berani beradu kecepatan baik itu di kuda besi atau pun dalam mobil balap. Untuk sekelas amatir dan profesional kehandalan wanita dalam memutar gas sampai mentok tak boleh di anggap remeh. Beberapa dari mereka pun sudah membuktikan menjadi juara di berbagai kelas.
Sang Pembalap Berhijab
Namun di Malaysia sana, pebalap wanita pun tak kalah eksisnya. Bahkan, Siti Fatimah Husna pun ikut meramaikan dunia perbalapan di negeri Jiran sana. Dia bukan wanita biasa, karena ia kesehariannya menggunakan hijab mengikuti ajaran agama Islam yang ia anut. Namun Saat perlombaan pun ia tak jua mencopot hijab yang menutupi rambut dan kepalanya.

Dalam kejuaraan yang ia ikuti, ia dengan sangarnya beradu kecepatan dan menyalip pesaingnya menjadi urutan teratas atau menjadi pemenang. Para penonton pun terlihat takjub melihat permainan yang dipersembahkan oleh pebalap berhijab satu ini. Namun penonton tambah dibuat takjub karena saat menjadi pemenang dan membuka helm, terlihat kerudung yang menutupi tubuhnya lengkap dengan wearpack atau baju keamanan wajib bagi pebalap.

Menurut informasi dari TheHeatMalaysia, gadis satu ini memang sangat menyukai dunia balapan layaknya seorang lelaki. Namun, ia memilih balapan resmi Malaysian Supermoto Championship CKD dan kejuaraan lainnya dibandingkan balapan liar di tengah jalan seperti yang sering dilakukan beberapa pebalap.
Sang Pembalap Berhijab
Tak jarang Siti melakukan balapan yang mengadu antar negara dalam kejuaraan Internasional. Ia sering bertarung dengan negara lain seperti Singapura, Jepang, Thailand dan berbagai negara lain yang berpartisipasi.

Namun masyarakat Malaysia sana ada yang pro dan kontra atas pakaian yang dikenakan mengingat ia adalah seorang Muslim. Beberapa menganggap pakaian yang dikenakan tak pantas karena tak sesuai syariat islam dan menganggap seperti wanita majalah dewasa lainnya.

“Dalam satu dia begitu terlihat Isalm tapi seluruh esensi Islam hilang saat dia mengenakan pakaian balap. Dia terlihat seperti model majalah dewasa bagi saya” terang salah satu netizen asal Malaysia.
Sang Pembalap Berhijab
Yang mendukung Siti pun tak sedikit seperti tulisan salah satu netizen yang berasal dari Malaysia juga. “Dia adalah pembalap, anda tidak bisa mengharap dia memakai jas kulit longgar. Selain itu pakaian itu sebenarnya tidak ketat, karena ada bantalan yang dipasang untuk melindungi mereka saat terjatuh”.

Share this post

Post Comment